TUGAS IBD GUNADARMA
MANUSIA DAN PENDERITAAN
MANUSIA
Manusia adalah mahkluk social yang mengalami dan dihadapkan pada dua percobaan yaitu menggembirakan dan menyakitkan. Cobaan ini adalah suatu rintangan atau tahapan menguji manusia di dalam kedidupan, apabila mampu menyelesaikan atau melewatinya dengan baik akan mendapatkan pahala dan bila mengingkarinya ketentua yang ada akan tenggelam dalam penderderitaan.
Terkadang seseorang menjalani kehidupan inisering kali tergelincir akibat keterlenaan akan kegembiraannya, padahal kegembiraan ini juga termasuk cobaan. Ada juga yang menjalani cobaan yang menyakitkan dan menyusahkan sehingga tidak dapat menjalaninya, maka orang tersebut akan frustasi dan meluapkan emosinya tanpa control. Sikap ini malah akan menjadi penderitaan bagi orang tersebut.
Manusia di dunia ini tidak akan pernah lepas dari yang namanya masalah baik menyusahkan ataupun menggembirakan. Masalah timbul karena adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Proses ini sering sekali dihadapkan pada liku-liku kehidupan sehingga sering dianggap sebagai penderitaan.
Penderitaan dan kebahagian datang tak dapat kita duga, sehingga manusia dituntun untuk selalu siap dan siaga untuk menghadapi ini dengan rasa suka dan duka.kita perlu belajar dari pengalaman dan segera cepatlahbangkit dari kegelinciran itu. Dan terkadang hal penunjang terabaikan sehingga menambah masalah baru. Kita juga bukan hanya menunggu tetapi kita perlu mencari solusinya.
PENDERITAAN
Penderitaan adalah bahasa yang sering kita dengar. Penderitaan berasal dari kataderita.Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung.Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. penderitaan bisa bersifat lahir dan bersifat batin. Setiap manusia memiliki penderitaan yang berbeda– beda. Manusia dikatakan menderita apa bila dia memiliki masalah, depresi karena tekananhidup, dan lain lain.Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yangmenyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat.
Penderitaan juga dapat „menular‟ dari seseorang kepada orang lain, apalagikalau yang ditulari itu masih sanak saudara.Menurut agama penderitaan itu adalah teguran dari tuhan. Penderitaan ada yang ringandan berat contoh penderitaan yang ringan adalah ketika seseorang mengalami kegagalandalam menggapai keinginannya. Sedangkan contoh dari penderitaan berat adalah ketikaseorang manusia mengalami kejadian pahit dalam hidupnya hingga ia merasa tertekan jiwanya sampai terkadang Ingin mengakhiri hidupnya.Penderitaan adalah termasuk realitas manusia di dunia. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan.Suatu pristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Penderitaan adalah bagian dari kehidupan.Penderitaan adalah sebuah kata yang sangat dijauhi dan paling tidak disenangi oleh siapapun.Penderitaan itu ternyata berasal dari dalam dan luar diri manusia itu sendiri. Atau disebut juga dengan
faktor internal dan eksternal.
Dalam diri manusia ada cipta, rasa dan karsa. Karsa adalah sumber yang menjadi penggeraksegala aktifitas manusia. Cipta adalah realisasi dari adanya karsa dan rasa. Baik rasa maupunkarsa selalu ingin dipuaskan. Apabila telah dipenuhi barulah manusia akan merasa senangatau bahagia. Dan jika tidak terpenuhi maka akan menderita.Rasa kurang mengakibatkan munculnya wujud penderitaan, bahkan lebih dari itu yaitu rasatakut. Rasa takut setiap saaat dan setiap tempat dapat muncul. Maka hal itu merupakan musuhutama manusia (Dr. Orison Sweet Marden)Sekarang yang paling penting upaya kita untuk meniadakan rasa takut dan rasa kurang ituKarena keduanya itu termasuk penyakit batin manusia maka usaha terbaik adalahmenyehatkan batin itu.Kita mengetahui bahwa faktor yang mempengaruhi penderitaan itu adalah faktor internal daneksternal. Faktor ini dapat dibedakan dua macam yaitu:
1.Eksternal murni,
yaitu penyebab yang benar-benar berasal dari luar diri manusia yang bersangkutan.
yaitu penyebab yang benar-benar berasal dari luar diri manusia yang bersangkutan.
2.Eksternal tak murni,
yaitu penyebabnya tampak dari luar diri manusia, tetapisebenarnya dari dalam diri manusia yang bersangkutan.
Bila kita mengalami penderitaan maka sikap kita yang paling jitu adalah "mawas diri".Dengan jalan itu dapat memperoleh jawaban penderitaan sebagai ujian Allah, sehingga kitamenjadi orang yang sabar dan tawakkal sambil berikhtiar menyingkirkan penderitaan.
yaitu penyebabnya tampak dari luar diri manusia, tetapisebenarnya dari dalam diri manusia yang bersangkutan.
Bila kita mengalami penderitaan maka sikap kita yang paling jitu adalah "mawas diri".Dengan jalan itu dapat memperoleh jawaban penderitaan sebagai ujian Allah, sehingga kitamenjadi orang yang sabar dan tawakkal sambil berikhtiar menyingkirkan penderitaan.
KESIMPULAN
1) Manusia adalah mahkluk social yang mengalami dan dihadapkan pada dua percobaan yaitu
menggembirakan dan menyakitkan.
2)Penderitaan berasal dari kataderita.Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung.
3)Menurut agama penderitaan itu adalah teguran dari tuhan.
4)Faktor yang dapat mempengaruhi penderitaan dibedakan dua macam yaitu:
-Eksternal murni,
yaitu penyebab yang benar-benar berasal dari luar diri manusia yang bersangkutan
-.Eksternal tak murni,
yaitu penyebabnya tampak dari luar diri manusia, tetapisebenarnya dari dalam diri manusia yang bersangkutan.
REFERENSI :
http://blogterpercayaku.blogspot.co.id/2015/03/ilmu-budaya-dasar-manusia-dan.html
http://www.academia.edu/8334037/ILMU_BUDAYA_DASAR_MANUSIA_DAN_PENDERITAAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar