Sistem input/output (I/O)
A. I/O Sistem Operasi
I/O System merupakan bagian untuk menangani
inputan dan outputan dari DCS. Inputan dan outputan tersebut bisa analog atau
digital. Inputan/outputan digital seperti sinyal-sinyal ON/OFF atau Start/Stop.
Kebanyakan dari pengukuran proses dan outputan terkontrol merupakan jenis
analog.
1. Pengertian Input
Input adalah semua data dan perintah yang dimasukkan ke dalam memori komputer untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh prosesor. Sebuah perangkat input adalah komponen piranti keras yang memungkinkan user atau pengguna memasukkan data ke dalam komputer, atau bisa juga disebut sebagai unit luar yang digunakan untuk memasukkan data dari luar ke dalam mikroprosesor.
Input adalah semua data dan perintah yang dimasukkan ke dalam memori komputer untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh prosesor. Sebuah perangkat input adalah komponen piranti keras yang memungkinkan user atau pengguna memasukkan data ke dalam komputer, atau bisa juga disebut sebagai unit luar yang digunakan untuk memasukkan data dari luar ke dalam mikroprosesor.
2. Pengertian Output
Output adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang dapat digunakan. Artinya komputer memproses data-data yang diinputkan menjadi sebuah informasi. Yang disebut sebagai perangkat output adalah semua komponen piranti keras yang menyampaikan informasi kepada orang-orang yang menggunakannya.
Output adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang dapat digunakan. Artinya komputer memproses data-data yang diinputkan menjadi sebuah informasi. Yang disebut sebagai perangkat output adalah semua komponen piranti keras yang menyampaikan informasi kepada orang-orang yang menggunakannya.
I/O
system terdiri dari beberapa bagain penting yaitu:
a.
I/O Hardware
b.
Application I/O Interface
c.
Kernel I/O Subsystem
d.
I/O Requests to Hardware Operations
e.
Streams
f.
Performance
A.I/O
Hardware
Secara umum, I/O Hardware terdapat beberapa jenis seperti device penyimpanan
(disk,tape), transmission device (network card, modem), dan human-interface device (screen, keyboard,mouse). Device tersebut dikendalikan oleh instruksi I/O. Alamat-alamat yang dimiliki device akan digunakan oleh direct I/O instruction dan memory-mapped I/O. Beberapa konsep yang umum digunakan ialah port, bus (daisy chain/ shared direct access), dan controller (host adapter).
(disk,tape), transmission device (network card, modem), dan human-interface device (screen, keyboard,mouse). Device tersebut dikendalikan oleh instruksi I/O. Alamat-alamat yang dimiliki device akan digunakan oleh direct I/O instruction dan memory-mapped I/O. Beberapa konsep yang umum digunakan ialah port, bus (daisy chain/ shared direct access), dan controller (host adapter).
Port
adalah koneksi yang digunakan oleh device untuk berkomunikasi dengan mesin.
Bus
adalah koneksi yang menghubungkan beberapa device menggunakan kabel-kabel.
Controller
adalah alat-alat elektronik yang berfungsi untuk mengoperasikan port, bus, dan
device.
B.Application
I/O Interface
Merupakan suatu mekanisme untuk mempermudah pengaksesan, sehingga sistem
operasi melakukan standarisasi cara pengaksesan peralatan I/O.
Interface aplikasi I/O melibatkan abstraksi, enkapsulasi, dan software
layering. Device driver mengenkapsulasi tiap-tiap peralatan I/O ke dalam
masing-masing 1 kelas yang umum (interface standar). Tujuan dari adanya lapisan
device driver ini adalah untuk menyembunyikan perbedaan-perbedaan yang
ada pada device controller dari subsistem I/O pada kernel. Karena hal ini,
subsistem I/O dapat bersifat independen dari hardware.
Beberapa
hal yang berhubungan dengan Application I/O Interface adalah:
1.Peralatan
Block dan Karakter:
· Perangkat Block termasuk
disk drive
· Perintah termasuk baca,
tulis dan cari
· Raw I/O atau akses
file-sistem
· Pemetaan memori untuk
pengaksesan file
· Perangkat karakter termasuk
keyboad, mouse dan serial port
· Perintahnya seperti get,
put
· Library layered dalam
proses pengeditan
2.Peralatan
Jaringan
Adanya perbedaan pengalamatan dari jaringan I/O, maka sistem operasi memiliki
interface I/O yang berbeda dari baca, tulis dan pencarian pada disk. Salah satu
yang banyak digunakan pada sistem operasi adalah interface socket. Socket
berfungsi untuk menghubungkan komputer ke jaringan. System call pada socket
interface dapat memudahkan suatu aplikasi untuk membuat local
socket, dan menghubungkannya ke remote socket.Dengan menghubungkan komputer ke
socket, maka komunikasi antar komputer dapat dilakukan.
3.Jam
dan Timer
Jam dan timer pada hardware komputer, memiliki tiga fungsi :
· memberi informasi waktu
saat ini
· memberi informasi lamanya
waktu sebuah proses
· sebagai trigger untuk suatu
operasi pada suatu waktu.
Fungsi ini sering digunakan oleh sistem operasi. Akan tetapi, system call untuk
pemanggilan fungsi ini tidak di-standarisasi antar sistem operasi.
Hardware yang mengukur waktu dan melakukan operasi trigger dinamakan
programmable interval timer yang dapat di set untuk menunggu waktu tertentu dan
kemudian melakukan interupsi.
C.Kernel
I/O subsystems
Kernel menyediakan banyak service yang berhubungan dengan I/O. Pada bagian ini, kita akan mendeskripsikan beberapa service yang disediakan oleh kernel I/O subsystem, dan kita akan membahas bagaimana caranya membuat infrastruktur hardware dan device-driver. Service yang akan kita bahas adalah I/O scheduling, buffering, caching, pooling, reservasi device, error handling.
Kernel menyediakan banyak service yang berhubungan dengan I/O. Pada bagian ini, kita akan mendeskripsikan beberapa service yang disediakan oleh kernel I/O subsystem, dan kita akan membahas bagaimana caranya membuat infrastruktur hardware dan device-driver. Service yang akan kita bahas adalah I/O scheduling, buffering, caching, pooling, reservasi device, error handling.
1.I/O
Scheduling
Untuk menjadualkan sebuah set permintaan I/O, kita harus menetukan urutan yang bagus untuk mengeksekusi permintaan tersebut. Scheduling dapat meningkatkan kemampuan sistem secara keseluruhan, dapat membagi device secara rata di antara proses-proses, dan dapat mengurangi waktu tunggu rata-rata untuk menyelesaikan I/O.
Untuk menjadualkan sebuah set permintaan I/O, kita harus menetukan urutan yang bagus untuk mengeksekusi permintaan tersebut. Scheduling dapat meningkatkan kemampuan sistem secara keseluruhan, dapat membagi device secara rata di antara proses-proses, dan dapat mengurangi waktu tunggu rata-rata untuk menyelesaikan I/O.
2.
Buffering
Buffer adalah area memori yang menyimpan data ketika mereka sedang dipindahkan antara dua device atau antara device dan aplikasi. Buffering dilakukan untuk tiga buah alasan. Alasan pertama adalah untuk men-cope dengan kesalahan yang terjadi karena perbedaan kecepatan antara produsen dengan konsumen dari sebuah stream data.
Buffer adalah area memori yang menyimpan data ketika mereka sedang dipindahkan antara dua device atau antara device dan aplikasi. Buffering dilakukan untuk tiga buah alasan. Alasan pertama adalah untuk men-cope dengan kesalahan yang terjadi karena perbedaan kecepatan antara produsen dengan konsumen dari sebuah stream data.
3.
Caching
Sebuah cache adalah daerah memori yang cepat yang berisikan data kopian. Akses ke sebuah kopian yang di-cached lebih efisien daripada akses ke data asli. Sebagai contoh, instruksi-instruksi dari proses yang sedang dijalankan disimpan ke dalam disk, dan ter-cached di dalam memori physical, dan kemudian dicopy lagi ke dalam cache secondary and primary dari CPU. Perbedaan antara sebuah buffer dan ache adalah buffer dapat menyimpan satu-satunya informasi datanya sedangkan sebuah cache secara definisi hanya menyimpan sebuah data dari sebuah tempat untuk dapat diakses lebih cepat. Caching dan buffering adalah dua fungsi yang berbeda, tetapi terkadang sebuah daerah memori dapat digunakan untuk keduanya.
Sebuah cache adalah daerah memori yang cepat yang berisikan data kopian. Akses ke sebuah kopian yang di-cached lebih efisien daripada akses ke data asli. Sebagai contoh, instruksi-instruksi dari proses yang sedang dijalankan disimpan ke dalam disk, dan ter-cached di dalam memori physical, dan kemudian dicopy lagi ke dalam cache secondary and primary dari CPU. Perbedaan antara sebuah buffer dan ache adalah buffer dapat menyimpan satu-satunya informasi datanya sedangkan sebuah cache secara definisi hanya menyimpan sebuah data dari sebuah tempat untuk dapat diakses lebih cepat. Caching dan buffering adalah dua fungsi yang berbeda, tetapi terkadang sebuah daerah memori dapat digunakan untuk keduanya.
4.Spooling
dan Reservasi Device
Sebuah spool adalah sebuah buffer yang menyimpan output untuk sebuah device, seperti printer, yang tidak dapat menerima interleaved data streams. Walau pun printer hanya dapat melayani satu pekerjaan pada waktu yang sama, beberapa aplikasi dapat meminta printer untuk mencetak, tanpa harus mendapatkan hasil output mereka tercetak secara bercampur. Sistem operasi akan menyelesaikan masalah ini dengan meng-intercept semua output kepada printer. Tiap output aplikasi sudah di-spooled ke disk file yang berbeda. Ketika sebuah aplikasi selesai mengeprint, sistem spooling akan melanjutkan ke antrian berikutnya. Di dalam beberapa sistem operasi, spooling ditangani oleh sebuah sistem proses daemon.
Sebuah spool adalah sebuah buffer yang menyimpan output untuk sebuah device, seperti printer, yang tidak dapat menerima interleaved data streams. Walau pun printer hanya dapat melayani satu pekerjaan pada waktu yang sama, beberapa aplikasi dapat meminta printer untuk mencetak, tanpa harus mendapatkan hasil output mereka tercetak secara bercampur. Sistem operasi akan menyelesaikan masalah ini dengan meng-intercept semua output kepada printer. Tiap output aplikasi sudah di-spooled ke disk file yang berbeda. Ketika sebuah aplikasi selesai mengeprint, sistem spooling akan melanjutkan ke antrian berikutnya. Di dalam beberapa sistem operasi, spooling ditangani oleh sebuah sistem proses daemon.
5.Error
Handling
Sebuah sistem operasi yang menggunakan protected memory dapat menjaga banyak kemungkinan error akibat hardware mau pun aplikasi. Devices dan transfer I/O dapat gagal dalam banyak cara, bisa karena alasan transient, seperti overloaded pada network, mau pun alasan permanen yang seperti kerusakan yang terjadi pada disk controller. Sistem operasi seringkali dapat mengkompensasikan untuk kesalahan transient. Seperti, sebuah kesalahan baca pada disk akan mengakibatkan pembacaan ulang kembali dan sebuah kesalahan pengiriman pada network akan mengakibatkan pengiriman ulang apabila protokolnya diketahui. Akan tetapi untuk kesalahan permanent, sistem operasi pada umumnya tidak akan bisa mengembalikan situasi seperti semula.
Sebuah sistem operasi yang menggunakan protected memory dapat menjaga banyak kemungkinan error akibat hardware mau pun aplikasi. Devices dan transfer I/O dapat gagal dalam banyak cara, bisa karena alasan transient, seperti overloaded pada network, mau pun alasan permanen yang seperti kerusakan yang terjadi pada disk controller. Sistem operasi seringkali dapat mengkompensasikan untuk kesalahan transient. Seperti, sebuah kesalahan baca pada disk akan mengakibatkan pembacaan ulang kembali dan sebuah kesalahan pengiriman pada network akan mengakibatkan pengiriman ulang apabila protokolnya diketahui. Akan tetapi untuk kesalahan permanent, sistem operasi pada umumnya tidak akan bisa mengembalikan situasi seperti semula.
6.Kernel
Data Structure
Kernel membutuhkan informasi state tentang penggunakan komponen I/O. Kernel menggunakan banyak struktur yang mirip untuk melacak koneksi jaringan, komunikasi karakter-device, dan aktivitas I/O lainnya. UNIX menyediakan akses sistem file untuk beberapa entiti, seperti file user, raw devices, dan alamat tempat proses. Walau pun tiap entiti ini didukung sebuah operasi baca, semantics-nya berbeda untuk tiap entiti. Seperti untuk membaca file user, kernel perlu memeriksa buffer cache sebelum memutuskan apakah akan melaksanakan I/O disk. Untuk membaca sebuah raw disk, kernel perlu untuk memastikan bahwa ukuran permintaan adalah kelipatan dari ukuran sektor disk, dan masih terdapat di dalam batas sektor. Untuk memproses citra, cukup perlu untuk mengkopi data ke dalam memori. UNIX mengkapsulasikan perbedaan-perbedaan ini di dalam struktur yang uniform dengan menggunakan teknik object oriented.Beberapa sistem operasi bahkan menggunakan metode object oriented secara lebih extensif.
Kernel membutuhkan informasi state tentang penggunakan komponen I/O. Kernel menggunakan banyak struktur yang mirip untuk melacak koneksi jaringan, komunikasi karakter-device, dan aktivitas I/O lainnya. UNIX menyediakan akses sistem file untuk beberapa entiti, seperti file user, raw devices, dan alamat tempat proses. Walau pun tiap entiti ini didukung sebuah operasi baca, semantics-nya berbeda untuk tiap entiti. Seperti untuk membaca file user, kernel perlu memeriksa buffer cache sebelum memutuskan apakah akan melaksanakan I/O disk. Untuk membaca sebuah raw disk, kernel perlu untuk memastikan bahwa ukuran permintaan adalah kelipatan dari ukuran sektor disk, dan masih terdapat di dalam batas sektor. Untuk memproses citra, cukup perlu untuk mengkopi data ke dalam memori. UNIX mengkapsulasikan perbedaan-perbedaan ini di dalam struktur yang uniform dengan menggunakan teknik object oriented.Beberapa sistem operasi bahkan menggunakan metode object oriented secara lebih extensif.
D.I/O
Requests to Hardware Operations
Salah satu contohnya adalah:
Salah satu contohnya adalah:
a.
Ilustrasi membuka sebuah
– Device mana tempat file yang akan dibuka
– Menerjemahkan _nama_ ke dalam device yang dimaksud
– Membaca secara fisik file yang hendak dibuka
– Data sudah siap untuk diakses
– Mengembalikan kontrol pada proses
b.Ilustrasi lain pada waktu boot
Sistem mula-mula meminta bus piranti keras untuk menentukan device apa yang ada.
– Device mana tempat file yang akan dibuka
– Menerjemahkan _nama_ ke dalam device yang dimaksud
– Membaca secara fisik file yang hendak dibuka
– Data sudah siap untuk diakses
– Mengembalikan kontrol pada proses
b.Ilustrasi lain pada waktu boot
Sistem mula-mula meminta bus piranti keras untuk menentukan device apa yang ada.
E.Streams
I/O stream adalah suatu mekanisme pengiriman data secara bertahap dan terus menerus melalui suatu aliran data (dua arah).Biasa digunakan dalam network protocol dan menggunakan message passingdalam men-transferdata Stream terdiri atas :
I/O stream adalah suatu mekanisme pengiriman data secara bertahap dan terus menerus melalui suatu aliran data (dua arah).Biasa digunakan dalam network protocol dan menggunakan message passingdalam men-transferdata Stream terdiri atas :
· sebuah stream head yang
merupakan antarmuka dengan user process,
· sebuah driver end yang
mengontrol device,
· dan nol atau lebih stream
modules
F.Performance
Faktor utama dalam performa sistem :
Faktor utama dalam performa sistem :
· Permintaan CPU untuk
menjalankan device driver, kode kernel I/O
· Keadaan/state untuk
melayani interrupt
· Copy data
· Network traffic khususnya
pada beban kinerja
Improving
Perfomance:
· Menurunkan jumlah alih
konteks.
· Mengurangi jumlah
pengkopian data ke memori ketika sedang dikirimkan antara device dan
aplikasi.
· Mengurangi frekuensi
interupsi, dengan menggunakan ukuran transfer yang besar, smart controller, dan
polling.
· Meningkatkan concurrency
dengan controller atau channel yang mendukung DMA.
· Memindahkan kegiatan
processing ke perangkat keras, sehingga operasi kepada device controller dapat
berlangsung bersamaan dengan CPU.
· Menyeimbangkan antara kinerja
CPU, memory subsystem, bus, dan I/O.
data
menurun dan diperlukan mekanisme yang komplek untuk mengurai data yang
telahdimultipleks. Sedangkan untuk dedicated bus merupakan kebalikan dari
multipexed bus.
Struktur
Bus
Sebuah
bus sistem terdiri dari 50 hingga 100 saluran yang terpisah. Masing-masing
saluranditandai dengan arti dan fungsi khusus. Walaupun terdapat sejumlah
rancangan bus yangberlainan, fungsi saluran bus dapat diklasifikasikan menjadi
tiga kelompok, yaitu salurandata, saluran alamat, dan saluran kontrol. Selain
itu, terdapat pula saluran distribusi dayayang
memberikan kebutuhan daya bagi modul yang terhubung.
Interkoneksi
Bus
1.
Saluran Data
Saluran
data memberikan lintasan bagi perpindahan data antara dua modul sistem. Saluran
inisecara kolektif disebut bus data. Umumnya bus data terdiri dari 8, 16, 32
saluran, jumlahsaluran diakitakan denang lebar bus data. Karena pada suatu saat
tertentu masing-masingsaluran hanya dapat membawa 1 bit, maka jumlah saluran
menentukan jumlah bit yang dapatdipindahkan pada suatu saat. Lebar bus
data merupakan faktor penting dalam menentukankinerja sistem secara
keseluruhan. Misalnya, bila bus data lebarnya 8 bit, dan setiap
instruksipanjangnya 16 bit, maka CPU harus dua kali mengakses modul memori
dalam setiap siklusinstruksinya.
2.
Saluran Alamat
Saluran
alamat digunakan untuk menandakan sumber atau tujuan data pada bus
data.Misalnya, bila CPU akan membaca sebuah word data dari memori, maka
CPU akan menaruhalamat word yang
dimaksud pada saluran alamat. Lebar bus alamat akan menentukan
kapasitas
memori maksimum sistem. Selain itu, umumnya saluran alamat juga dipakai
untuk mengalamati port-port input/outoput. Biasanya, bit-bit berorde lebih
tinggi dipakai untuk memilih lokasi memori atau port I/O pada modul.
3.
Saluran Kontrol
Saluran
kontrol digunakan untuk mengntrol akses ke saluran alamat dan penggunaan
data dansaluran alamat. Karena data dan saluran alamat dipakai bersama oleh
seluruh komponen,maka harus ada alat untuk mengontrol penggunaannya.
Sinyal-sinyal kontrol melakukantransmisi baik perintah maupun informasi
pewaktuan diantara modul-modul sistem. Sinyal-sinyal pewaktuan menunjukkan
validitas data dan informasi alamat. Sinyal-sinyal perintahmespesifikasikan operasi-operasi
yang akan dibentuk. Umumnya saluran kontrol meliputi :memory write, memory
read, I/O write, I/O read, transfer ACK, bus request, bus grant,interrupt
request, interrupt ACK, clock, reset.
Contoh
- Contoh Bus
Banyak
perusahaan yang mengembangakan bus-bus antarmuka terutama untuk
perangkatperipheral. Diantara jenis bus yang beredar di pasaran saat ini
adalah, PCI, ISA, USB, SCSI,FuturaBus+, FireWire, dan lain-lain. Semua memiliki
keunggulan, kelemahan, harga, danteknologi yang berbeda sehingga akan
mempengaruhi jenis-jenis penggunaannya.
Bus
ISA
:
Industri computer personal lainnya merespon perkembangan ini denganmengadopsi
standarnya sendiri, bus ISA (Industry Standar Architecture), yang
pada dasarnyaadalah bus PC/AT yang beroperasi pada 8,33 MHz. Keuntungannya
adalah bahwapendekatan ini tetap mempertahankan kompatibilitas dengan
mesin-mesin dan kartu-kartuyang ada.
Bus
PCI
:
Peripheral Component Interconect (PCI) adalah bus yang tidak tergantungprosesor
dan berfungsi sebagai bus mezzanine atau bus peripheral. Standar PCI adalah
64saluran data pada kecepatan 33MHz, laju transfer data 263 MB per detik atau
2,112 Gbps.Keunggulan PCI tidak hanya pada kecepatannya saja tetapi murah
dengan keping yangsedikit.
Bus
USB
:
Semua perangkat peripheral tidak efektif apabila dipasang pada bus kecepatan tinggi PCI, sedangkan banyak peralatan yang memiliki kecepatan
rendah seperti keyboard,mouse, dan printer. Sebagai solusinya tujuh vendor
computer (Compaq, DEC, IBM, Intel,Microsoft, NEC, dan Northen Telecom)
bersama-sama meranccang bus untuk peralatan I/Oberkecepatan rendah.
Standar yang dihasilakan dinamakan Universal Standard Bus (USB).
Bus
SCSI
:
Small Computer System Interface (SCSI) adalah perangkat peripheral
eksternalyang dipo[ulerkan oleh macintosh pada tahun 1984. SCSI merupakan
interface standar untuk drive CD-ROM, peralatan audio, hard disk, dan
perangkat penyimpanan eksternal berukuanbesar. SCSI menggunakan interface
paralel dengan 8,16, atau 32 saluran data.
Bus
P1394 / Fire Wire
:
Semakin pesatnya kebutuhan bus I/O berkecepatan tinggi dansemakin cepatnya
prosesor saat ini yang mencapai 1 GHz, maka perlu diimbangi dengan busberkecepatan
tinggi juga. Bus SCSI dan PCI tidak dapat mencukupi kebutuhan saat ini.Sehingga
dikembangkan bus performance tinggi yang dikenal dengan FireWire (P1393standard
IEEE). P1394 memiliki kelebihan dibandingkan dengan interface I/O lainnya,
yaitusangat cepat, murah, dan mudah untuk diimplementasikan. Pada kenyataan
P1394 tidak hanya popular pada system computer, namun juga pada peralatan
elektronik seperti padakamera digital, VCR, dan televise. Kelebihan lain adalah
penggunaan transmisi serialsehingga tidak memerlukan banyak kabel
Perangkat Keras Utama
1. Komputer
Spesifikasi minimal untuk PC (Personal Computer) atau laptop agar bisa diguakan untuk mengakses internet adalah :
– Processor Pentium III 500 Mhz
– Ram 64 MB
– VGA Card 4 MB
– Sound Card dan Speaker
– CD ROM
– Harddisk 10 GB
– Monitor CRT SVGA 2. Modem
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.
Jenis-jenis modem berdasarkan beberapa kategori :
A. Berdasarkan letak di CPU Komputer 1. Modem eksternal
Modem yang ditempatkan di luar perangkat utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan kabel USB, tergantung tipe modemnya. 2. Modem internal.
Merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.
B. Berdasarkan cara koneksi dengan ISP
1. Modem wireline atau wired adalah
Modem yang menggunakan media kabel untuk berkoneksi dengan ISP
2. Modem wireless adalah
Modem yang menggunakan media nirkabel (gelombang elektronik) untuk berkoneksi dengan ISP
C. Berdasarkan ISP yang digunakan
1. Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)
2. Modem DSL (Digital Subscriber Line)
3. Modem CDMA (Code division multiple access)
4. Modem GSM (Global System for Mobile Communication)
5. Modem Dial Up 3. Saluran Telepon
Saluran telpon juga merupakan perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet. Penggunaan sauran telpon ini juga diikuti dengan penggunan modem dial up. Selain saluran telepon, untuk melakukan akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel.
Spesifikasi minimal untuk PC (Personal Computer) atau laptop agar bisa diguakan untuk mengakses internet adalah :
– Processor Pentium III 500 Mhz
– Ram 64 MB
– VGA Card 4 MB
– Sound Card dan Speaker
– CD ROM
– Harddisk 10 GB
– Monitor CRT SVGA 2. Modem
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.
Jenis-jenis modem berdasarkan beberapa kategori :
A. Berdasarkan letak di CPU Komputer 1. Modem eksternal
Modem yang ditempatkan di luar perangkat utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan kabel USB, tergantung tipe modemnya. 2. Modem internal.
Merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.
B. Berdasarkan cara koneksi dengan ISP
1. Modem wireline atau wired adalah
Modem yang menggunakan media kabel untuk berkoneksi dengan ISP
2. Modem wireless adalah
Modem yang menggunakan media nirkabel (gelombang elektronik) untuk berkoneksi dengan ISP
C. Berdasarkan ISP yang digunakan
1. Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)
2. Modem DSL (Digital Subscriber Line)
3. Modem CDMA (Code division multiple access)
4. Modem GSM (Global System for Mobile Communication)
5. Modem Dial Up 3. Saluran Telepon
Saluran telpon juga merupakan perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet. Penggunaan sauran telpon ini juga diikuti dengan penggunan modem dial up. Selain saluran telepon, untuk melakukan akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel.
Referensi:
id.scribd.com/doc/88554206/Pengertian-Dan-Karakteristik-Sistem-Bus-Komputer
ubay16./2013/12/27/sistem-inputoutput-io/
rizkyugho./2017/05/klasifikasi-perangkat-io-modul-io.html
https://translate.google.com/translate?hl=id&sl=en&u=http://www.idc-online.com/technical_references/pdfs/information_technology/Standard_io_interfaces.pdf&prev=search
___, COBOL. http://id.wikipedia.org/wiki/COBOL. diakses 21 Mei 2012___, Disk Operating System. http://en.wikipedia.org/wiki/Disk_Operating_System. diakses 18 Mei 2012
https://mochfadhil.wordpress.com/b-perangkat-untuk-mengakses-internet/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar